Alhamdulillah akhirnya jumat kemaren tgl 11 Januari 2008, Saya dan Jihan pergi ke Kidzania bareng sama Eqi,Esqi,tante nyanya dan umi Linda. Kita kebagian sesi ke-2 yaitu mulai pukul 15.00 s/d 20.00. Karena ga mau rugi kamipun datang jam 3 pas. Melewati antrian panjang untuk masuk ke dalam arena,setelah sampai pintu gerbang, kami pun diberikan gelang untuk di pakai serta untuk anak mendapatkan 1 lembar cek BCA sebesar 50 Kidzos (mata uang di kota kidzania)
Setelah masuk kedalam saya langsung mengarahkan Jihan untuk mencairkan uang di BCA. Betul-betul ngantri di teller untuk mencairkan ceknya loh. Malahan anak2 bisa menabung dan akan mendapatkan atm sehingga nantinya jika datang lagi uang tersebut bisa diambil di atm atau teller pokoknya seperti kehidupan orang tua secara nyata dech
Permainan pertama Jihan mau main simulasi pesawat, karena disana ada Eqi dan tante nyanya duluan. Ga lama setelah masuk, mereka bertiga keluar dan bilang " Tante Evi kata om-nya klo kita mau jadi pilot kita harus punya sertifikat yang harus kita ambil di kumon university"...OK dech yuk kita ke kumon kata saya sambil takjub aja ada permainan seperti ini.
Sampe di kumon university ternyata syarat untuk jadi pilot harus berumur min.7 tahun sedangkan Jihan masih 5 1/2 tahun , akhirnya ga jadi dech.... mereka ber-3 diarahkan untuk ke apotik agar menjadi apoteker. Wah susah loh ngejelasin di Jihan dan Eqi mengenai profesi apoteker. Karena ga ngerti mungkin bagi mereka ga menarik kali ya akhirnya mereka pergi ke pabrik coklat. Huaaaa 10 orang baru aja masuk berarti tunggu sekitar 20 menit lagi kata penjaganya. Akhirnya pilihan jatuh ke pabrik permen di sebelahnya.
Setelah membayar 10 Kidzos merekapun masuk dan belajar membuat permen. dari mulai pake baju pabrik, pake masker dan sarung tangan sampe cara bungkus permen. Merekapun keluar dengan masing2 membawa permennya.
Dari pabrik permen, mereka masuk ke ruang archeology. Disini mereka akan bekerja sebagai archeolog dan mendapat upah 8 Kidzos. Diseberang gedung archeology ada metro tv, tempat anak2 bekerja sebagai penyiar dan presenter. acaranyapun di putar secara live di layar besar di dalam arena kidzania.
Sebenernya Jihan tertarik banget jadi pemadam kebakaran, sayangnya nguantrinya puanjang banget akhirnya urung dech. ditengah jalan tiba-tiba saya melihat ada segerombolan anak2 berpakaian polosi sedang menangkap penjahat (dewasa) memakai baju ala napi dan pake cupluk serta brewokan...hihihi...lucu dech tuh penjahat digiring sambil bilang " ampun pak polisi". Disebelah kantor polisi ada pengadilan yang menjadi satu dengan penjara.
Setelah itu kami melewati teater, wah kebetulan ada pertunjukan fashion show dan sulap. Akhirnya kami semua masuk (disini orang tuanya juga boleh masuk dan nonton). Wah ternyata Jihan mau jadi peragawati, dia bilang " Umi kok aku ga naek panggung sih?" Akhirnya setelah selesai pertujukan saya membawa Jihan menuju Vita's Locker untuk mendaftar sebagai peragawati tapi sayang waktunya sudah malam dan mereka bilang tidak ada pertunjukan lagi hiks:(
Syukurlah ada penggantinya supaya Jihan ga sedih persis di dekatnya ada salon kecantikan. Akhirnya Jihan dan tante nyanya pergi kesana dengan membayar 10 Kidzos. Jihan jadi pelanggan dan tante nyanya jadi pelayan salon.
Permainan terakhir di pabrik ice cream walls...disini Anak2 diajarkan cara membuat ice cream. sama seperti di pabrik permen, merekapun memakai perlengkapan ala pegawai pabrik.
Ini beberapa fotonya






1 komentar:
Wah bagus ya di kidzania, aku sendiri belum sempat ke sana
Poskan Komentar